Jumat, 30 Oktober 2015

PERSIAPAN UKG GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR TAHUN 2015
MATERI :  - MODEL PEMBELAJARAN
SUMBER : Modul Pengembangan Matri Umum Model Pembelajaran ( Univ. Negeri Malang )


MODEL PEMBELAJARAN PENJASKES SD

            Penjasorkes merupakan mata pelajaran yang wajib dilaksanakan di pendidikan formal pada semua jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK/MAK. Seorang guru penjaskes mengajar di dlm kelas dan di lapangan. Di kelas mengajar pendidikan kesehatan, sedang di lapangan mengajar pendidikan jasmani dan olahraga.
            Untuk mencapai keberhasilan dalam pembelajaran penjaskes diperlukan proses pembelajaran yang tepat, oleh karena itu seorang guru harus memiliki pengetahuan pemahaman dan ketrampilan tentang : perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran penjasorkes yang sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah.

Pembelajaran penjasorkes dikatakan berjalan dan berhasil apabila :
a.       Anak merasa senang dan gembira       : 40 %
b.      Anak kelelahan dan berkeringat         : 30 %
c.       Anak rajin dan disiplin                        : 10 %
d.      Anak belajar ketrampilan motorik       : 20 %

Pembelajaran pada dasarnya merupakan upaya memfasilitasi siswa agar menjadi sosok/individu sesuai denga kompetensi yg diharapkan. Untuk mencapai harapan itu diperlukan materi, pross pembelajaran dan evaluasi. Pengembangan pembelajaran akan terwujud dalam bentuk Model Pembelajaran yang disajikan seorang guru.

Model Pembelajaran akan berhasil apabila memperhatikan hal-hal sbb:
a.       Karakteristik siswa
b.      Materi pembelajaran
c.       Ketersediaan sarpras/infrastruktur
d.      Tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Menurut Bloom ada 3 ranah yang harus dikembangkan dalam penjasorkes yaitu :
a.       Psikomotorik;       b. Kognitif dan ;       c. Afektif

Sedang menurut Annarimo ada 4 ; ranah fisik, psikomotorik, kognitif dan afektif
Untuk mencapai tujuan pembelajaran penjasorkes seorang guru harus memahami tentang :
1.      Model Pembelajaran
2.      Pendekatan Pembelajaran
3.      Strategi Pembelajaran
4.      Teknik Pembelajaran

A.   Model Pembelajaran
Model pembelajaran Penjasorkes pada dasarnya merupakan gambaran pembelajaran mulai dari awal sampai akhir yg disajikan oleh seorang guru. Dengan kata lain model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran
Ada 4 kelompok model pembelajaran ( mnrt Bruce Joyce & Marshal Weil ) yaitu : (1)model interaksi sosial; (2) model pengolahan informasi; (3) model personal-humanistik; dan (4)model modifikasi tingkah laku

B.   Pendekatan Pembelajaran
Merupakan titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, sifatnya masih sangat umum, didalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu.

Ada 2 jenis pendekatan, yaitu: (1) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru ( teacher centered approach)

Secara spesifikada 6 Pendekatan Pembelajaran yg dapat digunakan dalam pembelajaran penjasorkes yaitu :
1.      Pendekatan Pengetahuan-Ketrampilan (Knoledge-Skill Approach)
2.      Pendekatan Sosialisasi ( Socialization Approach)
3.      Pendekatan Personalisasi
4.      Pendekatan Belajar ( Learning Approach)
5.      Pendekatan Motor Learning
6.      Pendekatan Taktis Permainan ( Tactical Games Approach )

C.   Metode Pembelajaran
Metode Pembelajaran adalah suatu cara yg digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Metode ini dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran. Ada beberapa metode pembelajaran yg dapat digunakan antara lain : (1) Ceramah; (2)demontrasi; (3) diskusi; (4) simulasi; (5) penugasan; (6) pengalaman lapangan dsb.
Jadi Metode adalah prosedur pembelajaran yang difokuskan ke pencapaian tujuan.

D.   Strategi Pembelajaran
Adalah suatu paket materi dan prosedur pembelajaran yang dipergunakan scr bersama-sama dan diorganisasikan untuk memperoleh hasil belajar yg diharapkan.
Dilihat dari strateginya pembelajaran dikelompokkan jadi 2 bagian yaitu (1) exposition-discovery learning dan (2) group-individual

Ditinjau dari cara penyajianya & pengolahanya ada 2 : (1) induktif dan (2) deduktif
Komponen Strategi Pembelajaran (Gabbard, Le Blanc, dan Lovy 1994) meliputi :
1.      Metode penyampaian bahan ajar
2.      Pola organiasasiyang digunakan guru untuk menyampaikan materi
3.      Bentuk komonikasi yang dipergunakan.

E.   Teknik Pembelajaran
Adalah cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik.
Pemilihan metode pembelajaran motorik didasarkan pada tingkat kompleksitas ketrampilan yang dipelajari.
Jika kompleksitas rendah lebih efektif menggunakan metode keseluruhan(whole-methode) ; jika kompleksitas tinggi lebih efektif dg metode bagian(part-methode) atau bagian keseluruhan (part-whole methode)
Untuk pembelajaran di kelas dapat menggunakan metode diskusi, tanya jawab, ceramah dsb...
                 
            Demikian yang bisa saya sampaikan tentang materi model pembelajaran penjasorkes SD kali , Penulis berharap rangkuman materi ini dapat bermanfaat dalam mempersiapkan diri menghadapi UKG 2015 ........... Sucses slalu . 

GOD BLESS U...........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar