PERSIAPAN UKG GURU PENJASORKES SEKOLAH DASAR TAHUN 2015
MATERI : - MODEL PEMBELAJARAN
SUMBER : Modul Pengembangan Matri Umum Model Pembelajaran ( Univ. Negeri Malang )
MODEL
PEMBELAJARAN PENJASKES SD
Penjasorkes merupakan mata
pelajaran yang wajib dilaksanakan di pendidikan formal pada semua jenjang
pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK/MAK. Seorang guru penjaskes
mengajar di dlm kelas dan di lapangan. Di kelas mengajar pendidikan kesehatan,
sedang di lapangan mengajar pendidikan jasmani dan olahraga.
Untuk mencapai
keberhasilan dalam pembelajaran penjaskes diperlukan proses pembelajaran yang
tepat, oleh karena itu seorang guru harus memiliki pengetahuan pemahaman dan
ketrampilan tentang : perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi
pembelajaran penjasorkes yang sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah.
Pembelajaran penjasorkes dikatakan berjalan dan berhasil apabila :
a.
Anak
merasa senang dan gembira : 40 %
b.
Anak
kelelahan dan berkeringat : 30 %
c.
Anak
rajin dan disiplin :
10 %
d.
Anak
belajar ketrampilan motorik : 20 %
Pembelajaran pada dasarnya merupakan upaya
memfasilitasi siswa agar menjadi sosok/individu sesuai denga kompetensi yg
diharapkan. Untuk mencapai harapan itu diperlukan materi, pross pembelajaran
dan evaluasi. Pengembangan pembelajaran akan terwujud dalam bentuk Model
Pembelajaran yang disajikan seorang guru.
Model Pembelajaran akan berhasil apabila memperhatikan hal-hal sbb:
a.
Karakteristik
siswa
b.
Materi
pembelajaran
c.
Ketersediaan
sarpras/infrastruktur
d.
Tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
Menurut Bloom ada 3 ranah yang harus dikembangkan dalam penjasorkes
yaitu :
a.
Psikomotorik; b. Kognitif dan ; c. Afektif
Sedang menurut Annarimo ada 4 ; ranah fisik, psikomotorik, kognitif dan
afektif
Untuk mencapai tujuan pembelajaran penjasorkes seorang guru harus memahami
tentang :
1.
Model
Pembelajaran
2.
Pendekatan
Pembelajaran
3.
Strategi
Pembelajaran
4.
Teknik
Pembelajaran
A. Model Pembelajaran
Model pembelajaran Penjasorkes pada dasarnya merupakan gambaran
pembelajaran mulai dari awal sampai akhir yg disajikan oleh seorang guru.
Dengan kata lain model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari
penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran
Ada 4 kelompok model pembelajaran ( mnrt Bruce Joyce & Marshal Weil )
yaitu : (1)model interaksi sosial; (2) model pengolahan informasi; (3) model
personal-humanistik; dan (4)model modifikasi tingkah laku
B. Pendekatan Pembelajaran
Merupakan titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran,
sifatnya masih sangat umum, didalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan
melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoritis tertentu.
Ada 2 jenis pendekatan, yaitu: (1)
pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student
centered approach) dan (2) pendekatan
pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru ( teacher centered
approach)
Secara spesifikada 6 Pendekatan Pembelajaran yg dapat digunakan dalam
pembelajaran penjasorkes yaitu :
1.
Pendekatan
Pengetahuan-Ketrampilan (Knoledge-Skill Approach)
2.
Pendekatan
Sosialisasi ( Socialization Approach)
3.
Pendekatan
Personalisasi
4.
Pendekatan
Belajar ( Learning Approach)
5.
Pendekatan
Motor Learning
6.
Pendekatan
Taktis Permainan ( Tactical Games Approach )
C. Metode Pembelajaran
Metode Pembelajaran adalah suatu cara yg digunakan untuk
mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan
praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Metode ini dapat digunakan untuk
mengimplementasikan strategi pembelajaran. Ada beberapa metode pembelajaran yg
dapat digunakan antara lain : (1) Ceramah; (2)demontrasi; (3) diskusi; (4)
simulasi; (5) penugasan; (6) pengalaman lapangan dsb.
Jadi Metode adalah prosedur pembelajaran yang difokuskan ke pencapaian
tujuan.
D. Strategi Pembelajaran
Adalah suatu paket materi dan prosedur pembelajaran yang dipergunakan scr
bersama-sama dan diorganisasikan untuk memperoleh hasil belajar yg diharapkan.
Dilihat dari strateginya pembelajaran dikelompokkan jadi 2 bagian yaitu (1) exposition-discovery learning dan (2)
group-individual
Ditinjau dari cara penyajianya & pengolahanya ada 2 : (1) induktif dan (2) deduktif
Komponen Strategi Pembelajaran (Gabbard, Le Blanc, dan Lovy 1994) meliputi
:
1.
Metode
penyampaian bahan ajar
2.
Pola
organiasasiyang digunakan guru untuk menyampaikan materi
3.
Bentuk
komonikasi yang dipergunakan.
E. Teknik Pembelajaran
Adalah cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode
secara spesifik.
Pemilihan metode pembelajaran motorik didasarkan pada tingkat kompleksitas
ketrampilan yang dipelajari.
Jika kompleksitas rendah lebih efektif menggunakan metode
keseluruhan(whole-methode) ; jika kompleksitas tinggi lebih efektif dg metode
bagian(part-methode) atau bagian keseluruhan (part-whole methode)
Untuk pembelajaran di kelas dapat menggunakan metode diskusi, tanya jawab,
ceramah dsb...
Demikian yang bisa saya sampaikan tentang materi model pembelajaran penjasorkes SD kali , Penulis berharap rangkuman materi ini dapat bermanfaat dalam mempersiapkan diri menghadapi UKG 2015 ........... Sucses slalu .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar